Oleh TRIAS KUNCAHYONO
Terorisme adalah wajah gelap perilaku manusia, sejak pertama sejarah mencatat tindakan mereka. Dalam History of the Jewish War (Jewish Antiquities)–buku tujuh jilid karya sejarawan kuno Yahudi, Joseph Ben Matthias atau Flavius Josephus (37/37-100)–diceritakan bagaimana faksi pemberontak, sicarii (nama ini diambil dari senjata yang mereka gunakan, yakni pisa pendek atau belati), menyerang orang-orang Romawi dan juga kelompok mapan orang-orang Yahudi. Mereka menjadi kelompok yang dikenal sebagai kaum Zealot–dari bahasa Yunani, zelos, yang berarti semangat atau semangat yang kuat (Gus Martin: 2011).