Showing posts with label Farmasi. Show all posts
Showing posts with label Farmasi. Show all posts

Sunday, 2 May 2021

Sistem Proteksi Termal Pasif untuk Distribusi Produk Farmasi

Sistem proteksi termal pasif dirancang dan digunakan untuk menjaga suhu dalam rentang yang ditetapkan, misalnya suhu kulkas (2-8°C), untuk menjaga produk obat sensitif suhu tetap terjaga mutu, keamanan, dan efikasinya. Sistem ini ditujukan untuk menjaga suhu selama transportasi, dengan menggunakan wadah penutup yang efektif untuk mencegah perpindahan panas dari luar ke dalam wadah. Tanpa ada sistem yang aktif konstan mengatur suhu, ada batas waktu sistem proteksi pasif mampu menahan suhu tetap di bawah target.  

[Pada dasarnya, produk obat dengan kondisi penyimpanan suhu ruang terkendali dapat dikirim dengan kondisi suhu kulkas. Industri perlu menyiapkan justifikasi teknis atau data stabilitas untuk menunjang praktik tersebut (PDA, 2007)]

Thursday, 15 April 2021

Uji Disolusi Terbanding

 Uji disolusi in vitro dan pelepasan obat dapat menggambarkan kinerja obat in vivo, seperti bioavailabilitas. Uji disolusi terbanding dapat memiliki arti penting untuk studi bioavaiabilitas komparatif, bahkan dapat menjadi pengganti studi bioekivalensi in vivo tersebut (biowaiver).

Model pendekatan matematis independen digunakan dalam membandingkan profil disolusi dari dua produk, yakni obat uji (T) dan obat komparator(R). Perbandingan juga dapat dilakukan antara produk dengan dua kekuatan dari produsen yang sama atau antara produk yang sama, sebelum dan sesudah mengalami perubahan dari yang telah disetujui dalam registrasi produk tersebut.

Saturday, 16 January 2021

Uji Stabilitas untuk Mendukung Distribusi Produk Obat

Kondisi uji stabilitas, baik jangka panjang, menengah, maupun dipercepat, sudah dijelaskan dalam pedoman-pedoman resmi, seperti ICH Q1A, Annex 10: Stability Testing of Active Pharmaceutical Ingredients and Finished Pharmaceutical Product WHO (2018), dan  Guideline on Stability Study of Drug Products ASEAN. 

Pedoman tersebut tidak memberikan kondisi uji stabilitas dipercepat untuk produk yang disimpan dalam kondisi beku. Untuk produk ini, masa edar ditentukan hanya dengan kondisi jangka panjang pada kondisi penyimpanan -20°C ± 5°C. Meskipun demikian, pengujian satu bets pada suhu yang lebih tinggi, misalnya 5°C ± 3°C atau 25°C ± 2°C dalam jangka waktu tertentu, tetap direkomendasikan untuk menilai efek ekskursi jangka pendek di luar kondisi penyimpanan yang digunakan.

Monday, 9 November 2020

Suhu Kinetik Rata-rata untuk Evaluasi Ekskursi Suhu selama Penyimpanan dan Transportasi Produk Obat

 Berdasarkan USP-NF <1079.2>

Tingkat degradasi fisikokimia produk obat tergantung pada faktor-faktor seperti stabilitas produk itu sendiri, bagaimana produk disimpan dan dikirim, dan bagaimana produk dikemas. Suhu penyimpanan dan pengiriman produk bisa bervariasi selama masa edar suatu produk obat, yang dapat mempengaruhi stabilitas beserta jalur dan kinetik degradasinya, sehingga produk akhirnya gagal mempertahankan atribut mutu kritisnya.

Ilustrasi transportasi dapat menyebabkan produk terpapar suhu lebih tinggi dibandingkan suhu penyimpanan yang telah ditentukan. Foto: Jim Allen/FreightWaves

Monday, 19 October 2020

Produk Benzocaine Tidak Digunakan Untuk Anak di Bawah Usia 2 Tahun

Pada pertengahan Oktober 2020, Health Kanada memperingatkan orang tua dan tenaga medis untuk tidak memberikan produk mengandung benzocaine pada anak di bawah usia dua tahun. Produk ini dapat menyebabkan masalah darah serius berupa methemoglobineia (MetHb), sehingga kemampuan darah merah untuk menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh menjadi menurun.

Sunday, 18 October 2020

Rekomendasi Menghindari Pemakaian NSAID untuk Ibu Hamil

Pada 15 Oktober 2020, FDA menerbitkan komunikasi keamanan tentang peringatan pemakaian obat-obat antiradang nonsteroid (NSAID) untuk ibu dengan masa kehamilan 20 minggu atau lebih. Rekomendasi ini muncul karena temuan kasus langka tetapi serius masalah ginjal pada bayi belum lahir. Pada masa kehamilan tersebut, ginjal bayi memproduksi sebagian besar cairan amnion. Penurunan kinerja ginjal bayi yang belum lahir menyebabkan jumlah cairan amnion menjadi rendah dan menimbulkan komplikasi terkait. Cairan amnion menjadi bantalan fisik dan membantu perkembangan organ bayi belum lahir. 

Monday, 17 August 2020

Evaluasi Durabilitas Permukaan Dalam Wadah Gelas

Berdasarkan USP <1660> Evaluation of the Inner Surface Durability of Glass Containers

Dalam penentuan tipe gelas, ada pengujian ketahanan terhadap hidrolitik yang memberikan indikasi durabilitas kimia permukaan dalam wadah gelas. Namun, hasil pengujian ini ternyata tidak memiliki korelasi langsung yang jelas dengan kerentanan delaminasi atau pembentukan partikel gelas.

Friday, 24 July 2020

Wadah Gelas untuk Produk Farmasi

Berdasarkan Ph.Eur. 10.0 3.2.1. Glass Containers for Pharmaceutical Use

Wadah gelas untuk pemakaian farmasetik adalah artikel gelas yang ditujukan untuk kontak langsung dengan preparat obat. Gelas bisa tidak berwarna, yang memungkinkan semua spektrum sinar melewati, bisa juga diwarnai dengan penambahan sejumlah kecil oksida logam yang dipilih berdasarkan serapan spektra yang diharapkan.
Ada dua jenis gelas yang digunakan untuk wadah primer sediaan farmasi, yakni gelas netral dan gelas silika-soda-kapur (soda-lime). Gelas netral adalah gelas borosilikat yang mengandung silika (65-80%), borat oksida (7-13%), serta sejumlah kecil oksida aluminium, natrium, dan kalium. Adanya boron memberikan ketahanan yang tinggi terhadap syok termal melalui penurunan koefisien ekspansi dan terhadap serangan hidrolitik melalui peningkatan konektivitas jaringan gelas.

Wednesday, 29 April 2020

Definisi dalam Pemadatan Serbuk

Kompaksi (pemadatan): transformasi unggun serbuk menjadi bentukan padat dan keras karena pengempaan.
Kompaktibilitas: kemampuan unggun serbuk untuk menjadi atau membentuk kesatuan yang padat dan keras.
Kompresi (pengempaan): penurunan volume unggun serbuk karena aplikasi stres, seperti beban atau vibrasi. 
Kompresibilitas: kemampuan unggun serbuk untuk dikempa atau mengalami penurunan volume karena aplikasi stres.

Friday, 28 February 2020

Transfer Metode Analisis

Berdasarkan USP, transfer prosedur analisis (TPA), atau disebut juga transfer metode, adalah proses terdokumentasi yang mengkualifikasi suatu laboratorium (unit penerima) dalam menggunakan prosedur uji analisis yang berasal dari laboratorium lain (unit pemberi), sehingga memastikan unit penerima memiliki pengetahuan prosedural dan kemampuan untuk melakukan prosedur analisis yang ditransfer dengan benar.
Ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk TPA. Yang umum digunakan adalah uji komparatif yang dilakukan pada bahan yang homogen, baik berupa hasil produksi atau sampel yang khusus disiapkan untuk pengujian (misalnya, penambahan sejumlah tertentu secara akurat bahan pengotor yang diketahui ke dalam dalam). Pendekatan yang lain berupa validasi bersamaan (covalidation) antarlaboratorium, baik secara lengkap atau parsial.

Wednesday, 18 December 2019

Domperidon Tidak Berkhasiat untuk Anak

Domperidon adalah antagonis dopamin yang bisa digunakan untuk anti-muntah. Pada tahun 2014, otoritas Eropa melakukan kajian keamanan domperidon terkait temuan efek samping serius pada jantung. Berdasarkan hasil kajian ini, penggunaan domperidon dibatasi sesuai yang diinformasikan dalam Drug Safety Update 11 Desember 2014.
Dalam Drug Safety Update 16 Desember 2019, MHRA UK mengumumkan domperidon tidak lagi diperkenankan digunakan pada anak di bawah usia 12 tahun atau yang memiliki berat bada kurang dari 35 kg. Pembatasan ini diambil berdasarkan hasil studi komparasi pada anak di bawah 12 tahun dengan gastroenteritis akut yang diberikan domperidon tidak menunjukkan perbedaan khasiat dalam menekan mual dan muntah dibandingkan yang hanya diberi plasebo.

Thursday, 12 December 2019

Febuxostat dan Risiko Kejadian Kardiovaskular

Febuxostat adalah obat yang diindikasikan penanganan gout pada pasien dewasa. Gout terjadi karena penumpukan asam urat, yang kemudian menyerang sendi dengan gejala nyeri, bengkak, dan merah. Febuxostat bekerja menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Penelitian pasca pemasaran menunjukkan, pemakaian febuxostat oleh pasien gout dengan masalah penyakit kardiovaskular menunjukkan risiko kematian kardiovaskular yang secara statistik signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan allopurinol. 

Thursday, 5 December 2019

HSA Menarik Tiga Produk Obat Metformin Mengandung NDMA

Tiga dari 46 produk mengandung metformin yang beredar di Singapura ditemukan mengandung pengotor nitrosamin, N-nitrosodimetilamin (NDMA), di atas batas yang diterima secara internasional. HSA pun meminta produsen melakukan penarikan tiga produk tersebut.

Saturday, 19 October 2019

Alat dan Metode Uji Disolusi

Untuk dapat diserap, zat aktif obat harus dapat terlepas dari bentuk sediaannya. Proses perpindahan padatan aktif ke fase pelarut sehingga terbentuk larutan ini secara fisikokimia disebut disolusi. Dibandingkan disintegrasi, disolusi lebih sering menjadi penentu kecepatan obat untuk siap diserap. Disintegrasi lebih menggambarkan efek variabel formulasi dan proses manufaktur saja, sedangkan disolusi juga merefleksikan karakteristik zat aktif, seperti kelarutan dan ukuran partikel.
Seiring meningkatnya pemahaman tentang arti penting pemastian pelepasan obat, metode disolusi mulai banyak dikembangkan antara 1960-1980. Selain sebagai sarana untuk pemastian mutu dan membantu dalam pengembangan produk, peran penting uji disolusi terhadap bioavailabilitas obat mulai marak diteliti dalam periode tahun 1970-1980.

Wednesday, 9 October 2019

Ondansetron dan Risiko Malformasi Orofasial

Ondansetron adalah antagonis reseptor 5-HT3, yang disetujui untuk indikasi mual dan muntah akibat kemoterapi dan radioterapi, serta untuk mencegah mual dan muntah pasca-operasi.
Sejauh ini tidak ada persetujuan untuk indikasi mual dan muntah selama kehamilan. Bahkan, informasi produk tidak memberikan rekomendasi pemakaian selama kehamilan. Meskipun demikian, penggunaan obat ini untuk wanita hamil, terutama dengan kasus muntah berlebihan, semakin meningkat.
Temuan baru dari studi epidemiologi menunjukkan adanya risiko malformasi orofasial karena penggunaan ondansetron (Parker et al, 2018; Huybrechts et al, 2018); Zambelli-Weiner et al, 2019). Berdasarkan temuan tersebut, EMA meminta penambahan catatan dalam informasi produk, termasuk menghindari pemakaian produk ondansetron selama trisemester pertama kehamilan karena risiko sumbing.

Friday, 20 September 2019

Cemaran NDMA dalam Produk Obat Ranitidin

Pada 13 September 2019, US FDA, EMA, dan Health Canada menerbitkan hasil kajian yang menyebutkan temuan pengotor nitrosamine, yakni N-nitrosodimetilamin (NDMA), dalam kadar kecil di beberapa produk ranitidin, termasuk Zantac.
NDMA tergolong senyawa yang dapat menyebabkan kanker pada manusia (karsinogenik), berdasarkan hasil uji laboratorium. Senyawa ini merupakan kontaminan lingkungan, yang dapat ditemukan dalam air dan makanan, termasuk daging, produk susu, dan sayuran.
Ranitidin adalah penghambat H2 (histamine-2), yang dapat menurunkan produksi asam lambung. Produk obat ini digunakan untuk penyembuhan dan pencegahan tukak pada lambung dan usus, serta pengobatan penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
Atas informasi ini, pasien diharapkan tidak serta merta menghentikan pengobatan dengan ranitidine. Namun, jika pasien ingin berhenti menggunakan obat ini, direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis supaya mendapatkan alternatif pengganti.

Sunday, 12 May 2019

Osmolaritas, Osmolalitas, dan Tonisitas

Kita seringkali dibingungkan dengan osmolaritas dan osmolalitas. Pemakaian istilahnya pun sering tertukar. Osmolaritas adalah jumlah solut dalam tiap satu liter pelarut, sedangkan osmolalitas merupakan jumlah solut dalam tiap satu kilogram pelarut. Untuk larutan encer, perbedaan keduanya tidak bermakna. 
Karena berdasarkan volume, pengukuran osmolaritas menjadi tergantung pada suhu. Volume pelarut meningkat seiring suhu. Sebaliknya, karena berdasarkan bobot yang selalu tetap pada suhu berapa pun, osmolalitas tidak tergantung pada suhu. Atas dasar alasan ini, osmolalitas lebih dipilih dan banyak digunakan, terutama terkait dengan sistem biologi.
Osmolalitas memiliki satuan Osm/kg H2O. Karena larutan fisiologi bersifat encer dan berupa larutan dalam air, satuan osmolalitas yang sering digunakan adalah mili-osmol per kilogram air (mOsm/kg H2O).

Thursday, 9 May 2019

Produk Obat Telinga Perlu Fasilitas Produksi Steril?


Kebutuhan sterilitas produk tetes telinga tergantung pada peruntukannya. Berdasarkan USP 41 <4> Mucosal Drug Products – Product Quality Tests, produk tetes telinga tidak selalu harus steril. Sterilitas hanya diperlukan jika produk tersebut ditujukan untuk pengobatan area telinga dalam atau jika gendang telinga mengalami kerusakan.
Informasi serupa juga dapat ditemukan dalam Ear Preparation BP. Produk tetes telinga harus steril jika digunakan untuk telinga yang terluka, terutama jika gendang telinga berlubang, dan untuk perawatan menjelang operasi.
Secara spesifik, kebutuhan sterilitas produk tetes telinga dapat ditemukan dalam monografi farmakope. Misalnya, monografi USP 41 tidak mempersyaratkan steril untuk larutan asam asetat atau larutan kombinasi antipirin dan benzokain. Sedangkan, larutan tetes telinga kloramfenikol harus steril sesuai definisi dan persyaratan dalam monografinya.

Saturday, 29 December 2018

Batas Sementara NDMA dan NDEA dalam Angiotensin II Receptor Blockers (ARB)

Pada 19 Desember 2018, FDA merilis tabel batas sementara (interim limits) untuk produk ARB. Produk obat yang mengandung NDMA atau NDEA di atas batas dalam tabel tersebut dapat menghadapkan pasien pada risiko yang tidak dapat diterima. FDA menggunakan batas sementara tersebut untuk merekomendasi produsen menarik secara sukarela produk yang dalam pengujian laboratorium menunjukkan keberadaan pengotor nitrosamine. FDA bekerja sama dengan industri dan badan regulator internasional di masa mendatang akan memastikan produk yang masuk ke pasaran terbebas dari pengotor tersebut, tetapi sementara ini masih menoleransi pengotor di bawah batas yang tercantum dalam tabel untuk menghindari kelangkaan obat ARB.