Wednesday, 19 November 2014

Ezetimibe sebagai Antikholesterol Alternatif

Setelah sempat dinyatakan Ezetimibe tidak bermanfaat pada tahun 2006, penelitian terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan American Heart Association, Senin, 15 November 2014, mengindikasikan bahwa obat ini dapat menurunkan tingkat LDL. Penelitian tersebut melibatkan 18.144 pasien risiko tinggi, dengan tingkat LDL antra 50-125 mg/dL, yang secara acak diberi statin dan kombinasi statin-ezetimibe selama enam tahun. Pada akhir masa pengujian, pasien yang diberi statin tunggal memiliki tingkat rata-rata LDL 69.9 mg/dL, sedangkan pasien yang mendapatkan kombinasi statin-ezetimibe 53.2 mg/dL. Disebutkan pula, tidak ada masalah keamanan yang ditemukan selama trial dan tidak ada perbedaan signifikan pada kejadian terkait otot atau kanker.
Kedua bahan tersebut memiliki mekanisme yang berbeda dalam menurunkan tingkat kholesterol darah. Statin menurunkan LDL dengan cara menghambat pembuatannya di hati, sedangkan ezetimibe melalui jalur menghambat penyerapan kholesterol dari saluran cerna.
Pada saat bersamaan, dua penelitian lain melaporkan hasil uji genetik yang dapat mendukung temuan tersebut. Penelitian pertama, dipimpin oleh Dr Brian A Ference dari Wayne State University School of Medicine, menemukan bahwa mutasi gen yang menyerupai efek ezetimibe dan  mutasi lain yang menyerupai efek statin memiliki efek yang sama pada risiko gangguan jantung melalui efek penurunan kholesterol. Dari penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan bahwa dengan efek seperti yang ditunjukkan oleh mutasi gen tersebut, penurunan kholesterol dengan ezetimibe, atau statin, atau kombinasi keduanya, dalam menurunkan risiko gangguan jantung.
Penelitian lainnya, yang dipimpin oleh Dr Sekar Kathiseran, melaporkan bahwa mutasi yang me-nonaktif-kan satu kopi gen penyerapan kholesterol menghasilkan efek yang sama dengan ezetimibe. Hasilnya, diperoleh penurunan penyerapan kholesterol hingga 50 persen - nilai yang sama dengan yang diberikan ezetimibe - dan penurunan LDL 12 mg/dL, yang juga sama seperti dihasilkan ezetimibe. Mutasi ini menurunkan risiko serangan jantung  hingga 50 persen.
Referensi
American Heart Association (17 November 2014) Study Shows Cholesterol Drugs Reduced Cardiovascular Risks. http://blog.heart.org/study-shows-cholesterol-combination-significantly-reduced-cardiovascular-risks/ Diakses: 17 November 2014
Husten L (13 November 2014) Newly Identified Gene Mutations Act Like a Lifetime of Treatment with Merck Cholesterol Drug. http://www.forbes.com/sites/larryhusten/2014/11/13/newly-identified-gene-mutations-act-like-a-lifetime-of-treatment-with-merck-cholesterol-drug/ Diakses: 17 November 2014
Kolata G (17 November 2014) Study Finds Alternative to Anti-Cholesterol Drug. http://www.nytimes.com/2014/11/18/health/study-finds-alternative-to-statins-in-preventing-heart-attacks-and-strokes.html?_r=0 Diakses: 17 November 2014
The Myocardial Infarction Genetics Consortium Investigators (2014) Inactivating Mutations in NPC1L1 and Protection from Coronary Heart Disease. N. Engl. J. Med. DOI: 10.1056/NEJMoa1405386