Sunday, 13 August 2017

Awal Kedatangan Manusia di Nusantara

Oleh AHMAD ARIF
Berada di zona tropis yang dilimpahi kekayaan alam, Nusantara telah menarik manusia sejak zaman purba. Ahli genetik Inggris, Stephen Oppenheimer (1998), menyebutnya sebagai surga di timur yang telah dihuni manusia modern (”Homo sapiens”) jauh sebelum penghunian Eropa, apalagi Amerika. Namun, Nusantara juga menyimpan bencana alam katastropik yang mengubur jejak kehidupan.
situs goa lida ajer.jpg

Pu Luo Chung

Suatu ketika, di suatu masa, demikian menurut legenda, ada seorang lelaki bernama Sri Tri Buana atau Sang Nila Utama. Ia diceritakan sebagai putra pasangan Sang Sapurba dan Wan Sundaria, anak Demang Lebar Daun, penguasa Palembang pada masa itu. Sang Nila Utama menikahi seorang perempuan dari Bintan, Wan Sri Bini. Dan, tinggal di Bintan.
Pada suatu hari, ia berburu di sebuah pulau di lepas pantai Pulau Sumatera. Ia melihat seekor rusa. Rusa itu hendak dipanahnya, tetapi rusa telah lari sebelum panah dilepaskan. Sang Nila Utama mengejar rusa. Ia menaiki sebuah batu besar untuk mencari di mana gerangan rusa yang diburunya itu. Ketika Sang Nila Utama berdiri di atas batu besar, ia melihat ada pulau di seberang lautan. Pulau kecil itu berpantai bersih, putih, bagaikan selembar kain. Seorang pengawalnya mengatakan, pulau itu bernama Temasek.